Kamis, 09 Apr 2026, 10:48:28 WIB, 36 View Administrator, Kategori : Budaya

(kimasabri) Bersih Desa adalah salah satu tradisi warisan lelulur utamanya masyarakat jawa, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas rejeki dan keselamatan dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, hingga saat ini masyarakat masih terus melaksanakan kegiatan tersebut menjadi kegiatan rutin tahunan, dan Kelurahan Gedog setiap tahunnya dilaksanakan pada bulan Dulkangidah/Selo pada hari Sabtu Kliwon.

Bersih Desa sendiri menjadi bagian yang penting dimasyarakat jawa dan masyarakat Kelurahan Gedog pada khususnya dari  lingkungan masing - masing memiliki tradisi yang unik dan ini menjadi kekayaan budaya masyarakat yang patut untuk dilestarikan, sehingga bentuk kegiatan dan rangkaian kegiatan akan menyesuaikan dengan lokasi masing - masing lingkungan namun tetap mengacu pada kegiatan utamanya. secara umum kegiatan bersih desa dilaksanakan untuk :

  • Wujud Syukur: Sebagai bentuk terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, kesehatan, dan hasil panen yang diperoleh warga.
  • Permohonan Keselamatan (Tolak Bala): Ritual ini sering dimaknai sebagai upaya memohon perlindungan kepada Tuhan agar desa aman dari mara bahaya, roh jahat, dan penyakit selama satu tahun ke depan.
  • Merawat Tradisi dan Gotong Royong: Bersih desa menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong royong warga desa.
  • Pembersihan Fisik dan Spiritual: Dilakukan dengan membersihkan lingkungan, makam, dan tempat umum, serta tasyakuran (selamatan/tumpengan).

Sedangkan rangkaian kegiatan untuk bersih desa Kelurahan Gedog Tahun 2026 ini, antara lain di awali dengan pelaksanakan Tasyakuran dan Macapatan di Punden Jaka Pangon, lalu dilanjutkan Bazar UMKM dan penampilan seni dan budaya lokal pada tanggal 17 April 2026 dan kemudian sebagai penutup akan dilaksanakan Bazar dan Campursari dengan Bintang Tamu Pelawak Cak Komet, seluruh rangkaian acara dilaksanakan di Jalan Bridjen Katamso Kelurahan Gedog.

  





Tuliskan Komentar